Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Ketika Mendung Memayungi Malam Temaram

Gambar
“Ketika mendung memayungi malam yang temaram, aku berharap seorang akan datang memutus pilu bersama rintik hujan yang terurai setelah itu.” Ada mendung di matamu malam ini, menahan hujan untuk tak basah pada kelopaknya. Ada kelabu di teras wajahmu sedari tadi, menahan kecewa atas ia yang telah berdusta pada janjinya. Aku tahu betapa banyak sendu yang sudah begitu lama tertahan dalam senyummu, dan perlahan menjadikanmu asing sebab rasa sakit itu sudah singgah terlalu sering. Ketika orang-orang di sana bersuka sebab hujan tak singgah pada pekarangan mereka. Aku hanya tak merasa nyaman, sebab masih membiarkanmu menahan lirih atas perih yang sebenarnya kini sudah saatnya kau untuk pulih. Ketika orang-orang di sana memeluk malam dengan menghamburkan tawa riang, serta riuh petasan. Aku hanya memandang bulan, sembari mengirim pesan untukmu yang masih terjebak kesepian meskipun akhirnya tertahan di atas keraguanku menyatakan. Ingin kukatakan bahwa kesendirian yang membalutm...