Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Menempuh Jalan Panjang

Gambar
Di sepanjang perjalanan yang kutempuh, akan selalu ada harapan yang coba untuk kukayuh. Menuju kemajuan, manusia akan selalu dihadapkan pada perasaan-perasaan mengerikan. Ada takut yang datang, ada cemas berlebihan, sedih berkepanjangan, bahagia yang terlalu, bahkan rasa cinta yang sedalam itu. Seperti hal lain di luar diri manusia, yang bergerak cepat. Perasaan juga menemui perubahan yang seringkali berputar dengan cepat dalam diri. Oleh sebabnya, tidak sedikit hal yang terasa menyulitkan. Bahkan, seringkali semuanya terasa seakan-akan begitu menyiksa diri. Katakan saja seperti kota ini, yang tak pernah senyap barang sekali, mungkin begitulah rasa yang hinggap pada diri kita sampai hari ini. Tidak pernah istirahat, bahkan tidur pun hanya sekadar syarat. Hidup. Akan selalu penuh histeria, seperti roda pada sepeda. Detak jantung kita akan senantiasa dipermainkan oleh naik dan turunnya permasalahan yang tak habis-habis datangnya. Hidup, seperti menarasikan ketidakte...

EPISODE #4

Gambar
Haru biru Aku diam diam ingin memberimu sapa, di sela air mata yang terlihat berlinang setiap senja Pelan pelan, aku ingin memberimu reda dari payah yang masih suka menelusuri dada.  Namun, bahkan kau tak menghiraukan jeda untukmu, untuk semesta dan orang orang sepertiku Aku diam diam ingin menyematkan perasaan, cinta kasih, bahagia dan beberapa simpul haru.  Tapi bahkan keberadaanku saja selalu menghadirkan pilu Perlahan aku ingin mengantikan gelap dengan cahaya, melalui serat-serat jemariku ketika mengenggammu. Namun, sentuhanku selalu berakhir sendu juga wajahku yang mengundang haru biru Perlahan langkahku mulai pincang, Diam diam aku takut yang ada akan menghilang, Lalu, kulihat kotakku berserakan, semestaku berantakan ketika hujan menderas di matamu Dan setelahnya menggenangi kelopakku Kamu, kamu adalah gadis di kata kata itu.  Gadis yang ingin kucintai dalam kesendirianku.  Gadis yang ingin kugantikan patahn...

Mendengarmu Yang Jauh Di sana

Gambar
Rumput tidak punya pilihan untuk tumbuh, di lahan tandus atau subur. Kita pun tidak punya pilihan untuk lahir di tempat yang kita inginkan. Tapi, setelahnya, hidup menyediakan banyak pilihan dan kitalah yang menentukan. Bumi membawa kita berpijak berhadapan, langit memberikan kita waktu untuk saling memperhatikan. Kedua mata itu adalah kedua mata yang ingin selalu kutemui dalam tidurku, dalam hari-hari ketika aku terbangun lagi, serta dalam perasaan-perasaan yang tidak begitu baik di sini. Inilah saat terbaik untuk menghentikan waktu, untuk menatapmu lebih lama, untuk menikmati senyummu lebih dari biasanya. Andai. Aku begitu menikmati setiap udara yang kuhirup, dan kutelusuri setiap embusnya. Seakan akan sedang menyentuh kedua pipimu dengan hangatnya. Aku begitu menikmati setiap detak, dan kurasakan setiap aliran darah menuju kepala. Seakan akan sedang memelukmu dengan eratnya. Sudah sedekat ini pun, kita masih sejauh barat dan timur. Aku melihatmu, merasakanmu bahkan m...