Postingan

EPISODE #12

Gambar
  gambar: @dimaermuzevich Perjalanan Rentang Waktu Perjalanan, beberapa waktu lalu kita berdiri di awal membelah kepala sendiri dan merasakan ketidakpercayaan menjaga kewarasan di tengah bising keinginan orang-orang dan berjalan, kaki berpindah, tangan menggenggam juga kepala yang masih berulah. hidup yang kita tafsirkan sendiri membawa aroma teh dan kopi di halaman-halaman depan, lalu menebar ketakutan. menolak kalah, kita katakan semua hanya lelah. jalan dan berjalan dalam perjalanan yang memakan waktu. waktu. begitu panjang, di tempat-tempatnya dan setelahnya. kupikir, tidak menyerah adalah hal yang perlu dirayakan. A- Februari, 2023

Doa Untukmu

Gambar
  gambar: @visualsofshe Aku pernah mendengar doa Ibu yang begitu dalam untuk aku dan anak-anaknya yang lain, demi kebaikan dunia dan akhirat kami kelak. Aku juga mendengar doa seorang kawan dengan begitu tulus, akan semesta yang mempercayakan kehadiranku sebagai bagian dari kehidupannya. Melegakan, begitulah rasanya ketika mengetahui ada seseorang yang senantiasa mendoakanmu dalam senang maupun sedihnya. Betapa bersyukurnya ketika ada seseorang yang tak segan menyebutkan nama kita di simpuhnya menghadap Tuhan. Betapa bahagia ketika setidaknya ada seseorang yang mengingat kita, bahkan saat kita sendiri pun seringnya lupa mengingat diri maupun melangitkan syukur karena masih hidup untuk hari ini. Tetapi, betapa sia-sianya doa mereka. Alangkah sia-sianya waktu yang lesap untuk menyebut nama kita dalam doa mereka. Ketika seseorang yang mereka doakan, bahkan dengan sengaja menghancurkan dirinya sendiri juga mencoba berulang kali mengakhiri kehidupannya di bumi. Sungguh buruk n...

EPISODE #11

Gambar
  gambar: @at.andreas Mengisi Hampa dengan Mengosongkan Kita Kamu akan menemukan ruang hampa di antara jarak yang kita punya. Kamu bebas mengapung dan berteriak sesukanya, aku tak akan mendengar apa-apa. Hampa udara menyimpannya sendiri pada sisi sebaliknya. Kebebasan memilikimu lebih utuh daripada aku memiliki diriku. Merupa langit, seolah senja punya waktu dua kali lebih lama untuk menunggumu menyelesaikan sesak di antaranya. Sebagaimana dua koma yang menghadiahkan lega setelah tiba. Meski begitu, ada luka yang masih sama-sama basah di tengah-tengah diri kira. Tentang bagaimana manusia menyisakan lubang di dada atau semesta yang memihak rasa sakit lebih sering dari seharusnya. Sebab itu, untuk waktu yang lama biarkan hampa tetap mengisi jarak kita. Supaya aku dan kamu tidak sama-sama jatuh. Supaya kamu dan aku segera menemukan kembali utuh. A- April, 2022

Mengisahkan Februari

Gambar
gambar: @lifeofluks Terlambat. Satu kata yang mewakili semuanya, meskipun Maret memang baru hadir menyapa melalui minggu pertama. Kala itu, Februari bertahan dengan napas yang tersengal, mencari apapun di sekitarnya untuk berdiri dan mengatur kecamuk dalam diri. Pandangannya tak lagi segagah mata elang dua tahun lalu, karena kini rabun seakan menghapus kejelasan dan baginya menyamarkan sedikit ketakutan pada jalanan yang ia dilalui. Terlambat. Satu kata yang menggambarkan bagaimana Februari menghidupi dirinya sendiri. Tak ada tujuan, tak tetap maksud, dan kosong makna. Udara yang dihirupnya setiap pagi hingga kembali pada subuh lagi, tak lain hanya kekosongan paru-paru yang meminta haknya untuk dipenuhi. Selain itu, Februari adalah cangkang kosong, rapuh dan telah lama ditinggalkan. Tubuhnya utuh, dari satu sampai duadelapan. Namun, kepalanya hancur oleh berbagai pertanyaan yang dibuatnya sendiri.    Maret, 2022

Desember

Gambar
foto: @natgeotravel Menyelesaikan desember tidak semudah kelihatanya ya kan?. Banyak sekali hal-hal yang mendorong diri untuk lepas kendali. Ditambah bumi yang terlihat semakin sakit hari demi hari, membuat kecemasan tidak bisa merebahkan pundaknya barang sekali. Dalam tidur beberapa waktu ini, seorang teman yang sudah lama pergi tiba-tiba masuk ke mimpi. Dia tidak banyak bicara, dia hanya duduk di sebelahku dan menikmati makan bersama. Namun, ia juga terlihat buru-buru bahkan banyak menyisakan makanannya di sini.  Mengingatnya.  Jika dia masih di sini saat ini, mungkin kami sedang sama-sama berjuang untuk mengejar mimpi. Tumbuh dan menjadi kuat hari-demi-hari. Keluar bersama menikmati langit sore, atau bahkan hanya sempat berkabar lewat gawai. Satu hal yang aku sesali, bahkan dalam mimpi pun aku sadar. Aku tetap tidak mengatakan apa apa padanya. Hari itu di hari terakhirnya, bahkan aku tidak datang. Aku terlalu sibuk dan memupuk ketakutan. "Nin, terima kasih telah men...

EPISODE #10

Gambar
gambar: @mvsnagovsky Apakah Kamu Ada? Apakah Aku Ada? Aku belum menyapamu ya Nis . Selamat November untuk kita. Sekali lagi lihatlah, kita berhasil sampai pada hari ini. Kita mengenggam erat bersama-sama, kepala kita pusing bersebelahan, mata kita sembab bergantian, tapi kita juga memiliki humor untuk masing-masing di antara petang dan subuh hari. Tidakkah kamu merindukanku? Sudah lama kita tak saling menyapa, padahal kita berbagi tempat yang sama.   Beberapa kali aku membunyikan bel dan mengetuk, tapi pintumu masih tertutup. Dari luar masih kudengar riuh, tak jarang juga beberapa kali lenggang dan tiba-tiba mati seluruh penerangan. Mungkinkah kau sudah tidur?. Tidakkah kamu merasa kita perlu bicara? Berdua saja. Bukan hanya sekali kutemukan kau terbangun dipenuhi keringat, napasmu sesak, matamu berair memerah dihadiahi kekosongan. Apakah tidurmu nyenyak? Namun, kupikir tidak. Apa yang sedang terjadi? Aku seperti meminum kebohongan setiap pagi. Kau menyelesaikan tiga gel...

Bagaimana Hidupmu Saat ini

Gambar
  @itsdylanstevens Apa yang kamu rasakan, setelah hidup sejauh ini? 23:42 Bersyukur. Entah apapun itu, yang pasti saat ini saya merasa bersyukur. Meskipun saya bukan seorang religius, namun saya rasa Tuhan telah memberikan keseimbangan dalam hidup saya. Dengan memberikan banyak orang yang mencintai saya, juga mengantarkan banyak orang yang meragukan diri saya. Dengan perasaan damai dibalik kegelisahan, marah dibalik kebahagiaan, takut dibalik keceriaan dan sebagainya. Kemudian, di usia hidupmu saat ini bagaimana perasaanmu? Usia ini adalah waktu di mana banyak pertanyaan akan muncul. Banyak pertanyaan, maka banyak pula hal yang akan siap untuk kembali diragukan. Bahkan pada hal yang paling mendasar, kenapa saya harus dilahirkan? Orang –orang mengatakan, bahwa kamu sedang mencari jadi diri, mencoba ini mencoba itu, mempertanyakan ini itu, merasakan hal-hal baru. Lebih daripada itu, menurut saya ini adalah saat di mana ‘makna’ dipertanyakan keberadaannya. Di antara banyak h...